biografi ayah



Semangat yang selalu ia tunjukkan kepada keluarga dan dunia itu menunjukkan sesuatu yang sangat  berarti bagi orang ia selalu mengajarkan kepada orang² dan keluarganya untuk selalu bersemangat, dan menjalankan hari dengan ikhlas, jangan pernah sesekali mengeluh, ia adalah orang yang selalu menjadi kebanggaan dalam keluarga kecilnya, namanya Agus Suwarto ia adalah ayah yang baik bagiku, ia selalu mendidik anak-anaknya dengan tegas dan bijaksana, ayahku tak hanya mengajariku dan adikku ia juga mengajari anak-anaknya yang lainnya karena ayah ku ada seorang guru. Ia lahir pada tanggal 29 Agustus 1976 grobobagan Jawa Tengah kecamatan geyer, ayah ku pindah ke kalimantan semenjak ia telah menikah dengan ibuku, di Kalimantan ia mencari pekerjaan, sebelum ayahku menjadi seorang guru ia adalah seorang jamaah tabligh yang selalu berdakwan dimana- mana, sebagai jamaah tabligh itu ayah ku selama 8 tahunan setelah itu ia berganti profesi menjadi seorang guru, pertama kali tugas ia berada di desa yang amat terpencil yang penduduk nya itu memang sangat kurang dalam pendidikan disana beliau bertugas selama 5 tahun kemudian ia dipindahkan lagi ke sebuah desa yang terpencil juga namun tak sepencil yang awal, di desa yang ditugaskan, untuk yang kedua ini ayah ku sampai menjadi seorang kepala sekolah selama 10 tahun, disana ayahku banyak sekali mengajarkan hal- hal positif pada desa tersebut, padahal awalnya desa tersebut adalah desa yang orang- orangnya gampang mabuk-mabukan namu  kedatangan ayahku sangat membantu sekali dalam hal ini, yang awalnya tidak ada surau, musholah, apalagi masjid sekarang menjadi ada sebuah surau disana, namun ayahku merasa tidak mampu jika hari terus²an disana dengan usianya yang sudah mulai menua jadi ia memutuskan untuk kembali kerumah dan minta izin  untuk dipindahkan tugas nya dan ternyata diizinkan, ayahku bukan hanya seorang guru matematika namun ia juga adalah seorang guru ngaji di desa ku. Ayah ku juga memiliki kerja sampingan dirumah yaitu membuka tempat percetakan, foto copy, pulsa dll sedangkan ibu menjahit pakaian, sebelum sesukses ini ayahku dulu nya adalah seora yang biasa saja saat ayahku menjadi anggota tabligh ayahku kerja nya menjahit sama seperti ibuku mereka berdua menjahit dari awal aku masih bayi hingga aku kelas 4, ayahku selalu berpesan untuk tidak mengeluh kan soal penghasilan berapapun biaya nya kita harus menikmatinya karena rezeki dan segalanya itu sudah diatur oleh Allah jadi kita hanya menjalankannya saja dengan ikhlas,  hingga tibalah disaat dimana ayahku menjadi seorang guru. Masa pendidikan ayah ku dari dulu SD,  SMP, SMA itu beliau di Jawa di tempat dimana ia dilahirkan setelah itu ia melanjutkan kuliyah nya di jogja, selama 5 tahun ia kuliyah sambil bekerja dan tibalah di masa dimana ia di wisudakan, semua yang dialami oleh ayahku itu sangat lah hebat menurutku ayahku bisa menjadi orang yang sukses hingga saat ini dari yang dulu nya bukan apa-apa hingga sekarang menjadi orang yang berguna untuk keluarga dan masyarakat, ayah ku ini memiliki 2 anak yaitu aku dan adikku, ayahku sangat tegas dalam mendidik kami, beliau pun selalu menjadi penasehat yang setia dalam lingkungan keluarga. Ayahku selalu mengawasi sholat 5 waktu anak- anaknya sesibuk apapun ia pasti selalu mengingatkan kami terlebih dahulu, ayahku juga selalu berkata bahwa hidup itu bukan untuk enaknya saja namun nikmatilah susah nya juga karena tidak ada kesuksesan sebelum di fase kesusahan, sama seperti orang yang menuntut ilmu tidak mudah untuk mendapatkan ilmu, dulu ayahku pernah di ejekin temannya karena ayahku jarang bermain bersama mereka sehingga mereka bilang bahwa ayahku adalah orang yang tak punya teman untuk bermain, ayah ku itu sejak kecil ia sudah suka dalam bidang ngajar mengajar, dulu sebelum ia SMA ia di SMP sering disuruh menggantikan gurunya untuk mengajari teman-temannya, dan diwaktu SMA beliau selalu mengikuti seminar- seminar dan kadang ayahku juga selalu mengikuti lomba di berbagai kabupaten namun belum pernah antar provinsi,  ayah ku itu adalah ank kedua dari 3 bersaudara anak yang pertama itu sukses dalam bidang jahit, adiknya sukses di bidang kedokteran, ayah dan ibu dari ayah kun atau maksudnya kakek dan nenek ku itu memiliki postur tubuh yang tinggi hingga anak kesatu dan ketiga pun ikut tinggi namun tidak dengan ayahku, ayah ku memiliki postur tubuh yang kecil dan tak terlalu tinggi sehingga anak-anaknya pun ikut pendek seperti ayah dan ibunya, biarpun begitu ayahku tetep yang paling no 1 dalam keluarga kemampuan berfikir nya lebih luas daripada yang lainnya mungkin profesi nya hanya mampu di bidang keguruan saja. Tapi menurutku ayah ku lah yang paling the best, ayahku bisa dalam semua bidang, pertanian pun ia pernah melakukannya, kesehatan juga pernah, dunia listrik juga pernah, bidang olahraga saja yang kurang ia bakati tapi ia bisa ketika disuruh memainkannya namun tak sampai tahan lama 5 menit mungkin sudah bosan, yah begitulah dari kecil ia memang tak terlalu senang dengan olahraga ia senangnya ketika disuruh mengajari itu bakat yang sangat is senangi, makanya sekarang ia menjadi seorang guru, semoga semua orang yang mau mengajari dan mendidik orang lain untuk menuntut ilmu dan mengetahui segala hal kalian semua akan menjadi orang-orang yang sukses dunia akhirat amiin amiin ya robbal alamin. 
  Aku bangga menjadi anakmu yah aku juga bangga memiliki ayah sepertimu, ayah yang tak pernah kenal lelah, yang selalu menasehati anak-anaknya sehingga ayah dapat mendidik kami dengan semangat mu, doa untuk ju ayah semoga kau selalu dilindungi dari marabahaya yang menimpamu dan semoga Allah selalu melancarkan rezeki-rezeki mu dan orang-orang yang mau mendidik dan berbagi ilmu kepada orang lain, jasa mu lah yang akan selalu kuingat wahai ayahku dan guru-guruku, ayahku adalah alasan untukku kenapa aku ingin menjadi guru, ingin saja rasanya aku melanjutkan profesi ayahku walaupun yang kami ajarkan berbeda, ayah jangan pernah kau ajarkan ataupun kau lihatkan rasa lelahmu didepanku ayah, kuyakin kau adalah pria tangguh yang Allah berikan pada keluarga ini, selalu sehat ayah, selalu menjadi motivasi ku ayah, semoga Allah selalu memberikan waktumu untuk bersama kami ayah dan semoga kau selalu menjadi panutan untuk semua orang, aku sangat bersyukur memiliki ayah sepertimu dan aku juga beruntung memiliki keluarga seperti sekarang ini, keluarga yang penuh keharmonisan. Thank you ayah telah menjadi ayah yang luar biasa dalam hidup dan dunia ini, semoga aku bisa meraih cita-cita ku dan seperti yang aku ingin kan untuk menjadi sepertimu ayah. I LOVE YOU DAD


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laporan Bacaan 11 ( Strategi Pembelajaran Inquiry )

Perangkat pembelajaran

kultur sekolah