"πΌπ πͺ πππ£ πππ’π₯πͺπ£π πππ‘ππ’ππ£ ππͺ"
November 11, 2020
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Halo semuanya perkenalkan namaku Nurul fadhilah, aku anak pertama dari dua bersaudara, saudara ku laki-laki ia masih berumur 7 tahun, sedangkan usia ku sudah 19 tahun, aku dan adikku selisih 12 tahun, sehingga aku dan adikku tak pernah bisa akur, kami selalu ada saja bahan yang untuk di perdebatkan, aku juga tinggal bersama kedua orang tuaku, aku tinggal di sebuah desa, namun desa ku tak terpencil, desaku iya disitulah aku dilahirkan, dirawat, dan dibesarkan, sebuah desa yang membuat ku sedih, bahagia, tertawa, menangis disitulah tempat dimana aku bisa terus bernafas, memiliki banyak teman yang selalu ada saja kejailan yang dilakukan.
Aku adalah seorang anak yang bukan dari keluarga kaya, namun aku hanya seorang anak yang bisa dikatakan kecukupan, orang tuaku, ayahku berkerja sebagai seorang guru matematika di SMP, dan ibuku seorang penjahit di desa yang kami tinggali, aku bukan anak yang rajin namun aku selalu membantu jika aku mampu dan bisa melakukannya.
Kampungku, ya itu lah desa ku tempat dimana ketika aku membuka mata, dan mampu menarikkan bibir ke kanan dan kekiri sehingga dapat membuat senyuman dari bibir ku, ketika pagi hari kubuka jendela kamarku mentari pagi lah yang langsung menyorot ke dalam kamar ku, terkadang agak membuat kesal, namun ingatlah matahari adalah cahaya yang di berikan kepada manusia ketika siang hari, pemandangan yang bisa dilihat dari desaku ada banyak perumahan, sawah, sawit dan pepohonan yang lain, aku pernah berkeinginan untuk menjadi seorang wisatawan yang bisa pergi kemana-kemana melihat indah nya alam, namun keinginan itu tak dapat terwujud di usia muda ku karena orang tuaku tak mengizinkan, aku termasuk salah satu anak yang sangat mencintai alam, daripada wisata seperti kolam renang dll, aku lebih suka yang berbau alam kehijauan, pasti kalian paham dong maksudku wkwkwkwk
Oh iya temen-temen aku ada beberapa cerita mistis di kampung ku dan yg terjadi di kampungku, "dulu pernah terjadi sesuatu yang menimpa salah satu masyarakat di kampungku, dia kemasukan makhluk dari rumah tua, yang sudah tidak ditinggali sekitar 15 tahunan, setiap harinya dy selalu joget-joget dan liriknya itu "abang ijo, abang ijo" Gitu terus sampai seminggu dy blom juga sembuh, dan dy pun tidak pernah mau menggunakan pakaian selain warna merah dan hijau, dy memiliki seorang cucu yang masih kecil saat itu, dy selalu mengajak nya bermain dan suatu ketika iya mulai aneh, dia membawa cucunya lari ke belakang yaitu ke arah hutan yang ada dibelakang rumah tetangganya, sehingga membuat warga yang laen mengejar nya, dan saat dikejar ternyata dia tidak ada di hutan tersebut, warga memutuskan untuk mencari namun tak berhasil, akhirnya warga tersebut jalan ke arah pulang, saat mereka sedang berjalan pulang mereka melihat orang mbah tersebut dan mereka membawanya pulang cucu yang dibawanya hanya diam dan tak menangis sama sekali, sesampainya drumah mbah tersebut berkata, "tolong doakan saya" Warga pun kebingungan dan akhirnya ada beberapa orang yang paham, dan berkata" Sepertinya yang makhluk yang masuk didalam diri mbah ini minta do'ain supaya tenang" Warga pun paham, dan malam itu dirumah mbah tersebut warga membaca tahlil yasin dan doa-doa kepada ruh yang sudah tiada, hari berikutnya mbah tersebut hanya diam saja, sehingga keluarga mereka memutuskan untuk dibawa kedokter, pada saat dokter hendak meriksa mbah tersebut kambuh lagi dan joget-joget sambil menyanyi "abang ijo, abang ijo" Begitu dan orang-orang membiarkannya, sampai akhirnya mbah tersebut tertidur, dan saat bangun mbah tersebut sudah pulih dan kembali normal, kejadian itu memiliki cerita yang panjang, namun maaf kan aku karna dari beberapa cerita tidak bisa dipublikasikan. Ada juga satu rumah yang sedang dibangun dan belum di tempat ini yang selalu menampakkan sosok makhluk sedang berdiri dan banaspati konon katanya banaspati ini bisa mengejar dan memakan orang, bentuk banaspati ini seperti api berwarna merah, namun aku pun tidak tau karna aku hanya mendengar cerita dari orang sekitar, tapi menurutku kampungku adalah kampung yang paling indah karna disini terdapat orang-orang yang insyaallah penuh dengan tata krama, di kampungku ini mayoritas nya Jawa, jadi nuansa di desa ku seperti nuansa tinggal dijawa, hanya saja suasana dan hawa nya yang berbeda, namun dalam bahasa semua nya sama yaitu Jawa, setiap hari minggu masyarakat desa melakukan gotong royong di berbagai tempat yang sekiranya perlu dibenahi, karena menjaga desa itu sangat diperlukan apa lagi tentang kebersihan, Allah sangat menyukai umatnya yang mau menjaga kebersihan, karena kebersihan adalah sebagian dari iman, jadi kita sangat perlu untuk melakukan gotong royong dan menjaga kelestarian lingkungan sekitar kita.
Mungkin itu lah singkat cerita tentang kampungku, jika ingin kuceritakan semua, tidak ada habis nya karena cerita dikampung itu selalu ada saja selama kita masih bernafas, ingat teman-teman jagalah kebersihan dan lestarikan lingkungan indah kan lah kampung menjadi kampung yang indah harum, oh iya temen-temen jangan lupa tanami bunga di setiap rumah kalian ya, karena bunga itu termasuk salah satu keindahan syurga jika wangi harum bau dari bunga tersebut itu dapat kita rasakan seperti kita sedang di syurga, walaupun syurga kampung kita tak seindah syurga yang telah Allah sediakan, sekian
Nuansa desa kan☺☺☺
Komentar
Posting Komentar